July 14, 2008
· Filed under Aan, Puisi
Semua menjadi satu
Sore itu lewati perjalanan waktu
Tanpa terasa tiba dipersimpangan
Aral terlewati dengan sendirinya
Hirup udara segar sore itu
Terdengar deru mesin kereta dipacu
Suara burung berkicau sore itu
Membuat syahdu perasaan ini
Entah apa yang menyebabkan
Tiba di danau ini
Riuhnya suara air turun dari waduk kecil
Disambut kail – kail para pemancing
Ikan lapar di danau sore itu
Terhisap sebatang rokok
Tergores pena di atas kertas
Perjalanan waktu membuat tersadar
Akan satu hal
Kehidupan dan lika – likunya
Terus berjalan tanpa adanya suatu batasan
Tentang kehidupan
Semua menjadi satu
tony.andrias@yahoo.com
www.katatulisan.wordpress.com
July 14, 2008
· Filed under Aan, Puisi
“Malam itu”
Kutapaki jalan ini
Suara malam temani langkahku
Dislimuti dinginnya malam
Jalani dengan hati tenang
Disertai kehangatan
Bersama dirimu
Malam itu…
tony.andrias@yahoo.com
www.katatulisan.wordpress.com
July 14, 2008
· Filed under Aan, Puisi
Bali, 29 Juni 2003
Setiap mimpi
Selalu menyelimuti malamku
Ada bayangmu
Membuatku terbangun sesaat
Kutahu ini hasrat
Tuk selalu
Mengingatmu kambali
Memori Bali, 29 Juni 2003
tony.andrias@yahoo.com
www.katatulisan.wordpress.com
July 14, 2008
· Filed under Aan, Puisi
“Andai”
Terlalu lama menanti
Lalui persimpangan jalan
Dalam nuansa setiap insani
Berjalan tanpa lelah
Arungi setiap medan hidup
Andai kau mengerti
Hati selalu menanti
Menanti disini menunggu kembali
Masa – masa indah selalu terngiang
Mengapa selalu teringat
Bayang wajah selimuti diri
Andai kau mengerti hati ini
Andai kau mengerti penantian ini
Andai saja kau mengerti
Andai saja
tony.andrias@yahoo.com
www.katatulisan.wordpress.com
July 14, 2008
· Filed under Aan, Puisi
The messages
Kemurahan hati seseorang jangan diukur
dari apa yang diberikan tetapi
dari keiklasan hati orang itu
memberikan apa yang dia punya
Untuk orang yang membutuhkan
Jangan pernah melakukan sesuatu
yang tidak berkenan dihati bila pada
saatnya nanti melukai hati sendiri
tanpa pernah menyesali keadaan sebenarnya
tony.andrias @yahoo.com
www.katatulisan.wordpress.com
July 14, 2008
· Filed under Aan, Puisi
The Inspirations
Inspirasi datang pada saat kita larut
Dalam alunan nada mengalun lalui
Untaian kata terangkai jadi kalimat sakti
Teruntainya kata jadikan kita lebih percaya
Peduli akan sesuatu
Terjalin menjadi satu
Mengikat isi menguak arti
Pernahkah terpikir oleh benak
Apa yang terlintas dalam pelupuk mata
Terdiam saat sesuatu hadir
Terlintas dalam angan menerawang jauh
Sampai dimana kita taruh harapan
Harapan terdalam oleh kelamnya dunia
Yang kita cari selama ini…
tony.andrias@yahoo.com
www.katatulisan.wordpress.com
July 14, 2008
· Filed under Aan, Puisi
Kemerdekaan Sejati
Bintang terang lalu redup
Jangan pernah sesali apa pun
Semakin terang semakin redup
Mengapa kita terjatuh ?
Terjatuh dalam lubang yang sama
Sinarnya selalu menyinari malam
Walau ada yang redup
Dia akan bersinar kembali
Menerangi setiap sudut hati
Dalam menghadapi persoalan
Berpikir jernih dan positif
Lakukan yang terbaik
Optimis optimis optimis
Bintang redup kembali terang
Menerangi kemerdekaan sejati
Kemerdekaan dari lubuk hati
Bersinarlah bintangku
Sinarilah setiap sudut hatimu
Setiap asamu
Dan setiap kemerdekaan sejatimu
tony.andrias@yahoo.com
www.katatulisan.wordpress.com
July 14, 2008
· Filed under Aan, Puisi
Kau yang kumau
Malam dingin
Menemani kesendirianku
Kulihat bintang di langit
Menerangi sudut hatiku
Kutunggu bintang jatuh
Karena kutahu
Kau yang kumau
tony.andrias@yahoo.com
www.katatulisan.wordpress.com
July 5, 2008
· Filed under Aan, Puisi
Jangan kau ingkari
Pagi ini
Secangkir kopi kunikmati
Telah pergi
Cinta dan tak kembali
Rasa itu kembali
saat kau bersamannya
Jangan kau ingkari lagi
Cintamu kepadanya
Mentari pagi
Hilang lagi bersemi lagi
Telah pergi kisah kita
Jangan kau ingkari
Cintamu dengannya
Kali ini bijaksanalah
Jangan kau ingkari cinta sejati
Jangan kau ingkari cinta sejati (abadi)
tony.andrias@yahoo.com
July 5, 2008
· Filed under Aan, Puisi
(Denpasar, 6 July 2003)
Prolog :
‘ Mungkin hanya perasaanku saja,
saat kumemandang indahnya pulau dewata
yang menyisyaratkan pada seorang gadis
Perasaan seperti itu selalu hadir bila menikmati
Indahnya pulau ini’
“Isi hati”
Kemegahan alam pulau ini
Menyisyaratkanku pada seorang gadis
Ia mengisi relung hatiku
Mungkin mimpi yang kualami saat ini
Gadis yang kudamba hadir didepan mataku
ingin sekali kuberkenalan dengannya
Namun hati ini tak bisa membohongi
Jujur hati ini hanya memikirkan
Seorang sobat dipulau seberang
Tak tahu setiap malam kuselalu memimpikan dia
Apakah ini yang namanya cinta ?
Atau aku hanya mengaguminya ?
Hah….
Kumulai renungkan kembali saat – saat itu
Kuterdiam dan memandangi kembali indahnya pulau ini.